Cek & Ricek – Indonesia's Entertainment Leading

JIKA SUKSES, BIMA SATRIA GARUDA AKAN DIPERPANJANG MENJADI 52 EPISODE

 Tokoh Bima Satria Garuda, saat konferensi pers di MNC Tower, Jakarta, Selasa (7/5).Foto Oleh Tia Purbaningrum, C&R; Digital.

Jakarta, C&R Digital – Setelah merencanakannya selama dua tahun, stasiun RCTI akhirnya bisa  menghadirkan tayangan superhero terbaru buatan anak negeri bernama “Bima Satria Garuda“. Rencananya, RCTI akan memproduksi 26 episode untuk serial yang mulai tayang perdana pada 30 Juni ini.

Namun, jika mendapat respon yang baik dari masyarakat “live action” pertama di Indonesia ini akan diperpanjang menjadi 52 episode dan bahkan akan dibuat series lanjutan.

“Tentunya apabila penggemar, audiens, rating dan penjualannya bagus, insya allah akan ada sekuel. Kita juga memang punya ‘road map‘ untuk ke depannya. Kan ada ‘Power Ranger The Series,’ kita ingin membuat Bima Satria Garuda The Series,” ungkap Reino R. Barack, Executive Produser Bima Satria Garuda, saat ditemui di MNC Tower, Selasa (7/5).

“Tayangnya satu kali seminggu, biasanya kan 52 episode buat tayangan satu tahun, tapi kita memang harus tes market dulu, enggak langsung 52 karena biaya produksi lumayan mahal.” lanjut Reino.

Untuk menggarap serial superhero, RCTI bekerja sama dengan Ishimori Production, perusahaan Jepang yang pernah memproduksi serial “Ksatria Baja Hitam” dan “Kamen Rider”. Namun, Reino menegaskan bahwa “Bima Satria Garuda” adalah murni buatan lokal.

“Mungkin banyak yang terjebak dengan Ishimori, tapi sebetulnya ini produksi lokal. Lokasinya juga tempat-tempat yang cukup dikenal banyak orang,” tegasnya.

Sementara itu Kanti Mirdianti, selaku Managing Director RCTI mengatakan, kalau “action hero” dan animasi kebanyakan selalu dari luar, kita ingin produk dari Indonesia. Karena ide dan inisiatif dari  Reino, akhirnya ada “Bima Satria Garuda“. “Walaupun perjalanannya enggak sebentar dan enggak gampang, biayanya juga cukup luar biasa. Kami juga ingin mengambil para ahli dimana kalau superhero itu kan biasanya di Jepang,”terangnya.

Tia Purbaningrum

TIA PURBANINGRUM

Email tiapurbaningrum@cekricek.co.id

Leave a Comment