Indosiar akan Tayangkan Kartun Indonesia

Keluarga Somad Keluarga Somad Foto : ist.

Jakarta, C&R Digital - Setelah Entong Animasi tayang di MNCTV, kini kartun buatan lokal bakal kembali menghiasi layar TV swasta tanah air. Menggandeng PT. Animasi Kartun Indonesia (Dreamtoon Animation Studios), Indosiar dengan bangga mempersembahkan tiga kartun yakni 'Nina Sahabatku', 'Pendekar Lalat Samufly' dan 'Keluarga Somad'.

Ketiga kartun ini akan dikemas dalam satu acara berdurasi satu jam bernama 'Kartun Indonesia - Sabtu Pagi'. Program ini akan tayang mulai 8 Juni setiap Sabtu pagi pukul 08:00-09:00 WIB. Dalam setiap episodenya, masing-masing kartun akan berdurasi 11 menit. Menariknya, program ini akan dipandu oleh Coboy Junior. Mereka akan memberi informasi mengenai jalan cerita atau sedikit bocoran mengenai kelanjutan cerita tiga kartun tersebut. Di akhir acara, grup yang digawangi oleh Kiki, Bastian, Aldi dan Iqbal ini akan menyanyikan lagu-lagu hit mereka.

Berikut sinopsis ketiga kartun Indonesia tersebut:

Nina Sahabatku (3D)

Nina adalah seorang gadis cilik berumur lima tahun yang tinggal di peternakan bersama ayah dan ibunya. Di sini, Nina memiliki teman-teman yang selalu menemaninya bermain dan belajar. Mereka adalah Monmon si monyet, Yamyam si ayam, Baubau si kerbau, Paipai di tupai dan Bingbing si kambing. Meski mereka sering berbuat keonaran, tetapi mereka saling menyayangi. Bersama kelima temannya, Nina banyak belajar mengenai alam. Dari alam, terciptalah lagu-lagu karangan AT Mahmud yang selalu Nina dan teman-temannya dendangkan bersama. Tak hanya itu, Nina juga belajar banyak hal seperti mengenal huruf, membaca, berhitung, mengenal warna dan lain-lain.

Pendekar Lalat Samufly (2D)

Kartun ini bercerita tentang para pendekar lalat pembasmi kejahatan yang cinta lingkungan. Di sini ada sebuah kelompok bernama Sinister Gank. Mereka terdiri dari Mister Mock-mock, Crap dan Stink, yang menginginkan agar dunia tetap kotor, penuh sampah, kotoran dan penyakit. Mereka terus menebar teror agar penduduk dunia merasa ketakutan dan bisa tunduk kepada mereka. Namun tanpa mereka sadari ternyata di antara sampah-sampah tersebut masih tersisa seekor belalang bijak bernama Master Mantis. Ia berusaha menjaga agar kota yang ditinggalinya, Belltow dan juga dunia agar tetap bersih dari sampah. Kemudian Mantis menemukan tiga bayi lalat di kotak sampah dan mengasuhnya. Mereka diajari bagaimana menjadi penjaga kedamaian untuk kota mereka dari serangan Sinister Gank.

Keluarga Somad

Pak Somad adalah pegawai pabrik yang memiliki istri bernama Inah dan dua orang anak, Dudung dan Ninung. Keluarga mereka sederhana namun penuh hiruk pikuk, keceriaan dan masalah yang biasa terjadi di kehidupan masyarakat sehari-hari. Dudung adalah anak yang malas, usil namun kreatif. Berbeda dengan Ninung yang penurut dan sopan. Ninung sering kali mengingatkan Dudung untuk berbuah hal baik. Dudung lebih suka bermain ketapel ketimbang belajar. Oleh karena itu, ia sering dihukum oleh orangtuanya maupun gurunya. Selain keluarga sederhana yang kocak, lingkungan masyarakat yang beragam membuat kehidupan keluarga ini semakin berwarna. Inilah keluarga Indonesia, keluarga yang Bhinekka Tunggal Ika.

www.TV.CekRicek.co.id

ENTERTAINMENT NEWS ONLINE