Bening, Kembali setelah Vakum 17 Tahun

Musik
Typography

 

C&R Digital -- Masih ingat tembang Ada Cinta yang dipopulerkan oleh grup vokal Bening pada 1997 silam? Kala itu, lagu ciptaan Yovie Widianto tersebut menguar di beberapa tangga radio. Bahkan video klip-nya wara-wiri di beberapa stasiun televisi. Lagu yang sama sempat didaur ulang oleh boyband SM*SH pada 2011.

Setelah melambung dengan lagu itu, Bening yang diawaki Vonny Cornelia, Ditasiani Oktovie, Vera Soedibyo, dan Dewi Murnati, mulai jarang muncul setelah tahun 2000.

Mereka sempat muncul sesaat pada 2007 di program Empat Mata di Trans7. Tiga tahun setelah itu, tepatnya di 2010, mereka menyatakan keinginan untuk kembali menyanyi.

“Tapi karena sudah sibuk dengan keluarga masing-masing, susah untuk mengatur waktu,” kata Vera, di Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (7/7).

Tahun 2000, Vonny mengundurkan diri. Sejak itu, Bening belum menemukan pengganti Vonny. Sementara, keberadaan Bening tetap stagnan alias vakum karena kesibukan anggota.

Setelah 17 tahun vakum, Bening hadir kembali di 2017. Untuk melengkapi formasi sepeninggal Vonny, Bening menggandeng anggota baru bernama Mitha Harahap, yang tak lain putri musisi Rinto Harahap.

Kemunculan Mitha bersamaan dengan kembalinya Bening dari tidur panjang selama 17 tahun yang saat itu berada di naungan label Musica Studio’s. Selain perkenalan Mitha, pekan lalu, Jumat (7/7), Bening juga mengenalkan single terbaru berjudul Seindah Rembulan.

Single ciptaan Rinto Harahap itu pernah dipopulerkan oleh penyanyi senior Iis Sugianto tahun 1980. Single ini menjadi comeback dan karya perdana Bening dengan formasi baru setelah vakum.

Lagu ini diaransemen ulang oleh Ganden Sumarda dan Yandi Gunawan ‘Brown Sugar’ dengan sentuhan kekinian. Bening mengaku, me-remake lagu lawas karena untuk menunjukkan ‘comeback’ mereka di dunia musik. Tentu, dengan karakter Bening sendiri.

“Alhamdulillah, pecah telur. Kami memang mau keluarin single lagi, tapi enggak mau yang bernuansa ABG lagi. Kami mau lagu-lagu lawas yang di-recycle. Akhirnya terpilih lagu ini. Semoga diterima (pendengar), khususnya untuk usia 30 tahunan,” tambah Vera.

Vera menambahkan, tak ingin membawakan lagu-lagu bernuansa remaja, seperti awal kemunculan mereka dahulu. Mereka menilai, lagu ini sudah mewakili karakter dan warna Bening saat ini. Easy listening dan mudah diingat. “Waktu masing-masing dari kami membawakan lagu ini, kami langsung cocok dan nyaman. Akhirnya, semua setuju lagu ini dijadikan single andalan,” timpal Vera.