Terkesan Keramahan Warga Kota Reykjavijk, Islandia

Lifestyle
Typography

 

C&R Digital - Dalam perjalanan ke Eropa, Nadine Chandrawinata singgah Kota Reykjavijk, Islandia. Warganya sangat ramah dan gampang memberikan pertolongan.

Penerbangan dari Jerman ke Islandia agak jarang. Terutama di musim dingin yang jatuh mulai September hingga April. Cuaca di Islandia memang tidak menentu. Itu sebabnya penerbangan Jerman ke Islandia kebanyakan dilayani oleh perusahaan penerbangan Islandia.

Selama di Islandia aku merasakan perubahan cuaca yang bisa dibilang ekstrem. Pagi hari matahari bersinar dengan terang. Tapi sepuluh menit kemudian awan berubah menjadi gelap. Sepuluh menit berikutnya hujan salju.

Malam hari sering terjadi badai salju. Tapi terkadang, satu hari cuaca di Islandia cerah. Jadi setiap hari sebelum bepergian aku harus up date info cuaca. Untungnya, info cuaca di sana tepat, sehingga bisa digunakan sebagai pedoman.

Biarpun matahari bersinar terang, tapi suhu di Islandia tetap terasa dingin. Tapi di musim dingin, matahari hanya muncul sebentar. Pukul sepuluh pagi muncul, pukul empat sore sudah tak ada lagi.

Jika malam hari hujan salju, di pagi harinya pemandangan di Islandia sangat menakjubkan. Semuanya serba putih karena salju. Setelah makin siang, salju itu mencair. Dari atas langit-langit rumah, menetes air yang berasal dari salju. Bagi aku orang Indonesia, itu merupakan pemandangan yang berharga.

Sebagai negara tujuan wisata, Islandia belum terlalu populer sehingga aku cukup puas menikmati objek-objek di sana karena suasananya tidak gaduh.

Aku tinggal di salah satu hotel di Kota Reykjavijk. Jumlah warganya hanya sekitar 250 ribu orang. Bangsa Islandia termasuk Bangsa Viking, seperti halnya warga Denmark dan Swedia yang tinggal di Eropa Utara. Di buku-buku cerita kuno, sering digambarkan Bangsa Viking sebagai bangsa yang jahat. Tapi yang aku jumpai di sini justru sebaliknya.

Warganya sangat ramah dan mudah memberikan pertolongan. Contohnya ketika aku akan membeli tiket bus. Aku bukan saja diberitahu arah loket penjualan tiket, tapi juga diantar. Warga Kota Reykjavijk bisa dibilang cukup kreatif. Rumah-rumah dicat aneka warna.

 

BACA JUGA : 

Eksistensi JKT48 di Usia Kelima

Jennifer Garner Dukung Donald Trump

Emma Watson Tak Mau Selfie Demi Privasi