di Berbagai Belahan Dunia: Republik Nikaragua

Fokus
Typography

 

 

C&R Digital - Sekitar 300 warga Palestina, Yordania, Irak, Libya, Nigeria dan juga umat muslim di Nikaragua berpuasa di bulan Ramadan. Ada kendala yang dihadapi oleh umat muslim di negara yang terletak di Amerika Tengah ini.

Mereka kesulitan melaksanakan beberapa kewajiban di bulan Ramadan. "Salah satu kendala utama adalah waktu untuk sholat. Pada beberapa kesempatan kami hanya sholat pada pagi dan malam hari. Hampir tidak mungkin untuk mengerjakan tiga sholat lainnya," ungkap Ahmed Hajjami.

Bagi umat muslim di negara ini, Ramadan tak hanya dijadikan bulan penyesalan, mereka menjadikannya sebagai sebuah festival seperti memberi hadiah, pakaian baru dan jamuan makan.

"Meskipun komunitas kita lebih sedikit, pada hari pertama biasanya umat muslim akan berkumpul di Masjid Al-Noor. Kita akan makan di restoran halal bernama Recoleta. Biasanya kami menyantap harira, sup tradisional Maroko dan shawarma, daging pedas, pada hari pertama. Biasanya kami mengakhiri hari dengan minum teh herbal," kata Yunis Ribas.