Sweet 20, Indahnya Usia 20an

Film
Typography

 

 

C&R Digital - Menyambut libur Lebaran, Starvision mempersembahkan film komedi keluarga berjudul Sweet 20. Film hasil kerja sama dengan CJ Entertaiment ini diadaptasi dari film box office Korea, Miss Granny yang meraih 8,7 juta penonton.

Tak hanya di Korea kesusksesan adaptasi film ini juga terjadi di berbagai negara. Di China dengan judul 20 One Again, film ini ditonton oleh 11,6 juta penonton. Sweet 20 versi Vietnam meraih 1.6 juta penonton. Film ini juga diadaptasi di Jepang, Thailand Jerman dan Amerika yang akan segera rilis.

Kisah ini begitu mendunia tidak lepas dari ekspansi rumah produksi CJ Entertainment untuk melepas cerita ke berbagai negara. Untuk Indonesia, ceritanya digarap oleh Starvision Plus.

Kisah Miss Granny dikemas ulang oleh Upi Avianto sebagai penulis skenario --mmerangkap sebagai produser kreatif -- dan disutradarai Ody C Harahap. Upi mengatakan Sweet 20 adalah film pertama yang ditulis berdasarkan adaptasi dari film asing.

Upi mengatakan cerita Miss Granny sangat bagus dan komplet. Tak hanya bertema keluarga, tapi juga tentang anak muda, dan cerita tentang kehidupan tiga generasi. Setelah melalui proses kreatif, Upi menghadirkan kisah Miss Granny versi Indonesia ke hadapan penonton, Minggu (25/6).

Sweet 20 bercerita tentang Fatmawati (Niniek L. Karim), nenek 70 tahun cerewet. Ia tinggal bersama putranya seorang dosen, Aditya (Lukman Sardi), menantu (Cut Mini), dan dua cucu (Kevin Julio dan Alexa Key).

Fatmawati selalu membanggakan Aditya. Suatu hari ia mengetahui akan dikirim ke panti jompo. Inilah yang membuatnya sangat terpukul dan akhirnya memutuskan pergi dari rumah. Di perjalanan dia melihat studio foto Forever Young, dan berniat mengambil foto itu untuk di pemakamannya kelak.

Setelah berfoto Fatmawati berubah menjadi 50 tahun lebih muda. Ia kembali berusia 20 tahun. Fatmawati pun memulai kehidupan baru. Ia mengganti namanya menjadi Mieke, seperti artis idolanya Mieke Wijaya.

Keunikan Mieke muda dengan gaya dan seleranya yang masih seperti nenek 70 tahun, justru membuat tiga pria jatuh hati padanya, seorang produser musik (Morgan Oey), cucu laki-lakinya, dan Hamzah (Slamet Rahardjo) yang mencintainya sejak sama-sama muda dulu.

Hingga suatu peristiwa terjadi, yang membuat Mieke harus memilih untuk melanjutkan kehidupan barunya atau kembali menjadi Fatmawati.

Tatjana Shapira dipercaya berperan sebagai versi muda dari seorang nenek yang sudah berusia 70 tahun. Ia dituntut bergaya klasik remaja tahun 60an. Tatjana tampil dengan rambut diroll. Untuk mendapatkan tampilan tersebut, ia meluangkan waktu sekitar dua jam di lokasi syuting agar rambutnya terlihat maksimal.

Tatjana juga menyanyikan empat lagu dari lima lagu yang muncul dalam Sweet 20. Empat lagu tersebut adalah Bing ciptaan penyanyi Titiek Puspa yang diaransemen ulang oleh Aghi Narattama, Payung Fantasi (Ismail Marzuki) diaransemen ulang Bemby Gusti, Layu Sebelum Berkembang ( A Riyanto) dan diaransemen ulang oleh Aghi Narottama.

Sedangkan Meraih Asa yang menjadi tema lagu untuk film, liriknya oleh Upi dan Tony dan aransemen digarap oleh Bemby Gusti.

Selama menjalani syuting, Tatjana sering bertukar pikiran dengan Niniek L. Kariim (pemeran nenek Fatma). "Saat proses syuting itu aku dibantu juga sama Bu Niniek. Walaupun aku memerankan karakter beliau, tetapi aku tuh enggak disuruh untuk sama, tetapi kami itu berusaha ciptakan karakter baru," katanya.

 

BACA JUGA : 

Membabi Buta, Debut Thriller Prisia Nasution

BCL, Honor Anak Lebih Mahal

Lesti, Kenalkan Single Religi Ramadan 2017