Serangan Balik Kalina terhadap Biro Perjalanan Umrah

Celebnews
Typography

C&R Digital - Setelah Senin (8/5) lalu dilaporkan pemilik ADA Tours & Travel Lasty Anissa, ke Polda Metro Jaya atas tuduhan pencemaran nama baik, Kalina Ocktaranny, akhirnya buka suara.

Didampingi kuasa hukum Devi Waluyo dan sejumlah jamaah yang diduga korban penipuan agen perjalanan umrah itu, Kalina, menyambangi Reskrimum dan Reskrimsus Polda Metro Jaya, Minggu (14/5) petang.

Kedatangan Kalina itu untuk memberikan keterangan saksi. Ia membeberkan tentang kasus penipuan itu. Ia bercerita, perjalanan umrah yang seharusnya berangkat 15 April lalu, harus ditunda beberapa hari.

“Tanggal 17, kami sudah di airport. Kami dikumpulkan di pojokan sepi untuk dikasih kalau visa belum keluar. Lalu, diberangkatkan lah 17 jamaah, termasuk saya ke Kuala Lumpur, yang dia bilang cuma tiga hari,” ucapnya, dihubungi Senin (15/5).

Selama di Malaysia, ia dan rombongan sempat dapat fasilitas keliling Malaysia, tapi paspor mereka dibawa pihak ADA Tours & Travel.

“Lalu saya mulai mikir, ada yang enggak beres (dengan ADA Tours & Travel). Waktu saya coba redam amarah orang-orang yang memuncak, saya dituduh profokator (ke Instagram),” jelasnya.

Selain itu, fasilitas yang sudah dijanjikan kepada dirinya tak sesuai harapan. Seperti hotel bintang lima, tapi justru yang didapat penginapan seadanya. Ia dan jamaah lain juga ditelantarkan tanpa identitas dan tak mendapatkan tiket kembali ke Indonesia. Sehingga, ia harus membeli tiket itu sendiri.

“Saya belum ada niat lapor balik (ADA Tours & Travel) yang sudah menilai saya menuduh dia penipuan. Lihat perkembangan dulu, lah,” ungkapnya.

 

BACA JUGA : 

Thor Menggusur Beauty and the Beast

Kesenian Indonesia di Pentas Hollywood

Arie Untung: Bunga Ungkapkan Rasa Cinta